Explore, Dream, Discover!

Blog Percikan Pikiran Ahmad Faizin Karimi

Analisa Politik Pemilukada Gresik 2010

Pemilukada untuk memilih bupati Gresik bakal dilangsungkan 26 Mei 2010 mendatang. Sebanyak 6 pasangan calon yang lolos akan bertarung memperebutkan suara warga kota santri. Nuansa politik sudah cukup memanas bahkan sebelum masa kampanye digulirkan. Masing-masing tim sukses calon sudah bergerilya memikat hati warga untuk sudi memberikan suara, ada yang dengan cara bersih namun tidak sedikit menggunakan politik kotor. Bagaimana kira-kira pelaksanaan pemilukada Gresik mendatang? Bagaimana konstelasi kekuatan calon? Berikut analisa saya pribadi.

Partisipasi Politik

Berdasarkan data pemilu legislatif kemarin angka golput di Gresik cukup tinggi, menyentuh angka 40%. Ini menunjukkan bahwa pemilih di Gresik sudah mengalami kebosanan dengan pesta demokrasi dengan intensitas waktu yang tinggi namun minim realisasi janji yang benar-benar menyentuh masyarakat secara kongkrit. Besarnya angka golput ini bisa diklasifikasikan menjadi dua: pertama, karena domisili, maksudnya warga Gresik yang tercatat memiliki hak suara namun tidak digunakan terutama pada kelompok ini adalah pemilih pemula yang berprofesi sebagai mahasiswa yang sekolah di luar kota. Kedua, mereka yang memang tidak mau datang ke TPS.

Selain alasan apatisme, tingginya angka golput menunjukkan kegagalan pendidikan politik di Gresik. Selain pendidikan politik di sekolah, praktis pemilih di Gresik tidak mendapatkan pendidikan politik yang memadai. Apalagi ditambah meluasnya ketidakpercayaan publik terhadap kinerja pemerintahan yang semakin menimbulkan apatisme.

Tingginya angka golput ini sangat riskan dimanfaatkan secara tidak benar. Jika selama ini banyak pihak mempersoalkan DPT yang simpang siur karena ditakutkan terjadi penyimpangan, sebenarnya mereka yang golput justru menjadi lahan penyimpangan yang tinggi. Jika pada pemalsuan DPT berkas administratif yang dibutuhkan untuk penyimpangan lumayan besar, pada suara golput tinggal mencobloskan saja. Memang setiap TPS ada saksi dari kontestan namun peluang penyimpangan tetap ada.

Jika pemilukada berlangsung 2 putaran, maka tingkat golput akan semakin tinggi. Masyarakat yang memilih pada putaran 1 akan semakin malas datang ke TPS pada putaran 2.

Perebutan Suara

Berdasarkan hasil survey sebuah lembaga, dari 6 pasangan calon yang bertarung: Bani, Jiwa, SQ, MA, Humas, dan S2BY. Setidaknya ada 3 besar pasangan calon: Bani, SQ, dan Humas. Dari ketiganya SQ masih dalam posisi teratas dengan diatas 30%, sedangkan dua yang lain di angka sekitar 20%. Sisanya dibagi calon lain.

Berdasarkan basis massa, meski dengan kekuatan yang bervariasi, semua calon mengklaim mendapatkan dukungan dari satu kelompok yang sama: warga Nadliyin. Ini menimbulkan iklim kompetisi yang sangat ketat. Di sisi lain sentimen politik aliran benar-benar kental di Gresik, sehingga tidak satupun dari pasangan calon yang berani mengklaim dukungan dari warga Muhammadiyah, apalagi warga non-muslim. Meski tidak bisa dipungkiri dukungan dari warga non-NU cukup signifikan menambah pundi-pundi suara.

Biasanya pada pemilu yang diikuti 4 atau lebih kontestan, peluang terjadinya 2 putaran cukup besar. Berdasar pada hasil survey di atas, jika berlangsung 2 putaran maka 3 besar itulah yang bakal maju. Jika pemilukada Gresik benar-benar berlangsung 2 putaran, kondisi ini tidak cukup menguntungkan bagi pasangan Humas. Karena dua lawannya sama-sama nasionalis yang berpotensi bergabung, pun begitu dengan pasangan lainnya.

Hal ini berpotensi besar menyebabkan terjadinya proses persuasi politik yang tidak sehat: money politic dan propaganda sesat. Sampai sejauh ini pun indikasi bakal munculnya persuasi poltiik tidak sehat ini sudah ada, bahkan ada yang bilang sudah berjalan. Ada pasangan calon yang sudah bergerilya mendata mana pemilih yang bakal dijadikan sasaran politik uang dengan serangan fajar. Untuk propaganda sesat sudah bergulir, baik dengan teknik Name Calling, Transfer, Testimoni, maupun yang lain.

Untuk money politik, jika pemilukada berlangsung 2 putaran maka budaya politik transaksional-pragmatis jangka pendek akan semakin menguat: siapa berani memberi lebih banyak ia akan mendapat lebih banyak. Pada kondisi ini, janji-janji akan banyak diobral pasangan yang lolos.

Akhirnya, semoga pemilukada berlangsung secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber-jurdil). Juga aman, dan transparan. Yang kalah harus legowo, yang menang harus rendah hati. Saya sendiri sebagai akademisi politik memprediksi lain dengan prediksi banyak pihak. Menurut saya pemilukada Gresik bakal berlangsung 1 putaran. Benarkah? Kita lihat saja nanti. Semoga tepat.

2 comments on “Analisa Politik Pemilukada Gresik 2010

  1. masyarakat gresik
    May 27, 2010

    ternyata prediksinya benar, 1 putaran. Tapi bagaimana prediksi selanjutnya? apakah akan ada konflik dalam pemilukada Gresik 2010

  2. lapsippipm
    October 13, 2010

    Salam,
    Saya menemuka tulisan sampeaan lagi he he, menarik saya tertarik soala benarkan politik aliran masih kuat di gresik? kenapa bukan keturunan kyai atau kelompok santri yang memenangkan pilkada? mhn share jika ada tulisan yang menarik soal politik di gresik. apa ada skripsi ataua tesis soal politik di gresik.
    semoga kita bisa ketemu
    here my email: masdavid_4all@yahoo.com

    University of Hawaii, USA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 26, 2010 by in Sosial Politik.

Kategori Artikel

Archives

MY BLOG’S AWARD

My Book: Siapapun Bisa Menerbitkan Buku!

My Book: Think Different

buku think different

My Book: Politik Kiai Dahlan

Pemikiran dan perilaku politik kiai haji ahmad dahlan

My Book: Kurban; Kekerasan Berbingkai Agama?

buku kurban

The Inspiring Nature

Pengunjung

  • 46,642 pembaca
%d bloggers like this: